Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta akan mengadakan sebuah Konferensi Internasional Ahmad Dahlan ke-1 yang berkaitan dengan Hukum dan Keadilan Sosial. Acara Konferensi ini akan diadakan secara virtual pada 4-5 Agustus 2021 mendatang  dengan bertemakan “Law and Social Justice: Recent Challenges and Opportunities Following the Covid-19 Pandemic”.

Pihak Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan, mengudang seluruh sivitas akademika, cendekiawan, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari seluruh dunia  untuk mempresentasikan artikel penelitian yang berkaitan dengan masalah hukum dan  keadilan sosial di forum internasional.

Dalam Konferensi Internasional Ahmad Dahlan ke-1, pihak Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan juga mengundang pembicara-pembicara baik dari dalam maupun dari luar negeri. Keynote speaker dari dalam negeri ada sosok yang memiliki pengaruh luar biasa di negara ini yaitu, Ibu Retno Lestari Priansari Marsudi atau yang dikenal dengan nama Retno Marsudi, selaku Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Dari Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan sendiri, ada Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., selaku dosen Fakultas Hukum dan selaku Wakil Rektor Universitas Ahmad Dahlan.

Adapun pembicara dari berbagai negara diantaranya ialah, Prof. Dr. Stefan Koos (Bundeswehr University, Munich Germany). Prof. Dr. Estella Aroyo (University of Saint Anthony Philippines). Prof. Dr. Hyung Jun Kim (Kankwon National University Republic of Korea). Dr. James Prest (Australian National University, Australia). Dan yang terakhir ada Dr. Rohana Adbul Rahman (Universiti Utara Malaysia, Malaysia).

“Selain Pandemi SARS-CoV-2, berbagai isu dan fenomena baru belakangan ini juga terus bermunculan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat akhir-akhir ini, setidaknya menimbulkan dua dampak sehingga bercampur antara informasi yang baik dan yang buruk, atau yang benar dengan yang salah, yang dikenal dengan era?post truth. Serta berubahnya tatanan sosial dalam berbagai bidang yang sudah mapan, yang dikenal dengan era disrupsi. Berbagai perubahan itu menjadi tantangan dan sekaligus membuka opportunities dari segi hukum dan keadilan sosial. Oleh karena itu, Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan menganggap penting kiranya untuk mengadakan konferensi internasional sebagai bentuk komitmen akademis perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan dan peluang yang terjadi saat ini dalam bidang hukum dan keadilan sosial.

Selain itu, forum ini juga merupakan kesempatan untuk bertukar pikiran, berjejaring, dan sekaligus menciptakan ekosistem ilmiah secara global. Sebagai tambahan saya sebagai ketua panitia kegiatan ini ingin mengundang dan mengajak akademisi, praktisi, peneliti serta mahasiswa untuk berpartisipasi dalam konferensi yang akan digelar secara virtual ini, sebagai bentuk sumbangsih kita dalam memberikan solusi terhadap berbagai isu, fenomena dan permasalahan yang saat ini dihadapi di tingkat nasional maupun di tingkat global.” Kata Muhammad Nur atau yang sering dipanggil Pak Ahmad, selaku ketua panitia dan dosen Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan, Minggu (4/4/2021).

oleh : Retno