“Formulasi Diskresi Pada Kebijakan Stabilitas Keuangan Dalam Penanganan Covid-19 dan Problematikanya” judul esay tersebut telah berhasil mengantarkan Retno Damarina mahasiswa FH UAD meraih juara 2 dalam kompetisi penulisan esay tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PSA Indonesia Law Office. Tema yang diangkat dalam kompetisi esay kali ini yaitu mengenai “Dinamika Pebentukan dan Penegakan Hukum di Masa Pandemi Covid-19”.

Dalam hal ini kompetisi tersebut diadakan dengan maksud untuk mengajak mahasiswa aktif berpartisipasi serta berkontribusi menuangkan ide positif secara tertulis bagi pembangunan hukum nasional dan memberikan masukan bagi pengambilan keputusan. Pelaksanaan kompetisi tersebut tentunya melewati beberapa tahapan dimulai dari tanggal 3 April 2021 dengan agenda pembukaan pendaftaran hingga tanggal 23 Mei 2021 agenda pengumuman pemenang PSA ESSAY COMPETITION #1.

Kurang lebih terdapat 40 peserta yang terdiri dari berbagai universitas baik negeri maupaun swasta yang turut berpartisipasi dalam kompetisi esay tingkat nasional ini. Namun hanya ada 10 universitas berhasil lolos tahap 10 besar PSA ESSAY COMPETITION #1. Daftar mahasiswa yang berhasil lolos 10 besar PSA ESSAY COMPETITION #1 yaitu terdiri dari Alifia Aisyah Hikma (Mahasiswa Universitas Hasanudin), Chistian Rahmat Hutahaen (Mahasiswa Universitas Sumatera Utara), Syntia Sunaryo (Mahasiswa Universitas Gajah Mada), Rendi Yunus (Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah), Retno Damarina (Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan), Rintania Salsabila Putri (Mahasiswa Universitas Indonesia), Mochammad Abizar Yusro (Mahasiswa Universitas Brawijaya), Tariq Hidayat Pangestu (Mahasiswa Universitas Gajah Mada), Astri Rofiandani Pangestu Suharto (Mahasiswa Universitas Sebelas Maret), dan Marcelino Caesar Kishan (Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana).

Dari 10 bersar tersebut hanya terdapat Empat nominasi kejuaraan yang dapat di raih oleh peserta PSA ESSAY COMPETITION #1. Empat nominasi tersebut berhasil di raih oleh Mochammad Abizar Yusro (Mahasiswa Universitas Brawijaya) sebagai juara pertama dan Best Presentation, Retno Damarina (Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan) sebagai juara kedua, serta Rintania Salsabila Putri (Mahasiswa Universitas Indonesia) sebagai juara ke 3. Hal tersebut merupakan salah satu prestasi yang cukup membanggakan bagi FH UAD. Mengingat dimasa pandemi covid 19 yang belum usai ini tidak dapat menjadi sebuah alasan mahasiswa FH UAD untuk tetap menorehkan prestasi di ajang nasional maupun internasional.

“Motivasi awal saya mengikuti PSA Essay Competition ini ialah untuk menambah pengalaman saya terkait dengan kompetisi esai, yang kebetulan saya sendiri tertarik menulis. Kompetisi ini merupakan kompetisi esai perdana yang saya ikuti dan saya tidak  menyangka jika saya bisa masuk 10 (sepuluh)besar dan meraih juara II. Jujur dibalik juara yang saya dapat ada beberapa perjuangan yang saya lewat, dan bahkan hampir saya gagal pada tahap presentasi esai karena jaringan internet.Pesan yang bisa saya sampaikan terkait dengan kompetisi esai ini ialah, terus berjuangan jangan pernah menyerah, berdo’a, dan biarkan intervensi tuhan yang bekerja.” Ucap Retno Damarina (21)